Sabtu, 22 Maret 2014

Topik 084 : SUNAT vs KANKER


Beberapa kali saya mendengar kata2,"Makanya sunat supaya tidak kena kanker" Sunat adl salah satu cara utk membuka area gland penis (kepala penis) supaya tidak kulup, supaya leher penis bisa terbuka sehingga tidak ada kotoran yg tertinggal di areal tsb! Yg akan memudahkan tumbuhnya kuman dan virus, sehingga bisa menimbulkan infeksi, baik pd lelaki ataupun pasangannya. Tetapi jika penisnya tidak kulup (meskipun tdk disunat), sehingga kepala penis bisa terbuka hingga bagian leher dan dibersihkan dgn baik, maka tdk ada bedanya dgn yg di sunat utk masalah kesehatannya. Untuk penis dgn prepusium yg kulup dan tidak bisa dibuka hingga area leher penis, mk dianjurkan utk dibebaskan kalau perlu di sunat (yaitu dipotong sbg kulitnya) supaya terbuka dan tidak selalu menutupi kepala penis. sehingga mudah dibersihkan.
Dan perlu diketahui bahwa 80% kanker serviks disebabkan oleh VIRUS HPV bukan karna tidak sunat. Dan tidak sunat tidak menjadi penyebab langsung kanker serviks, namun secara tidak langsung, penis yg tdk sunat dan tdk dirawat dgn baik shg KOTOR akan menjadi sarang kuman2 termasuk virus HPV. Harus diusahakan setiap waktu area leher penis dibersihkan, apalagi utk yg baru pertama kali terbuka (anak2), krn di area tsb terdapat tumpukan lemak putih (smegma) yg menjadi sarang kuman2. Jadi setiap mandi bagian leher dan keseluruhan penis harus dibersihkan perlahan2 dgn sabun bayi atau sabun lain yg tdk mengiritasi. Demikian juga utk wanita harus bersihkan tumpukan lemak pd lipatan labia spy tdk menumpuk dan terdorong masuk ke dlm V saat ML. Yg utama lagi adalah harus vaksin anti kanker dan pap smear teratur serta usg tranvaginal setahun atau 2 tahun sekali minimal, secara rutin. Meski tdk ada keluhan.

Semoga bermanfaat.
Pin Dr.BJ Club :285A2085

www.dokterbj.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar