Minggu, 16 Maret 2014

Topik 005 (Maret '14): Rumput Fatimah



Hari ini lahir spontan bayi dgn berat 2.350 gr, hamil cukup bulan tapi bayi kecil, ternyata karna ibunya mengalami keracunan kehamilan dgn tekanan darah naik, seluruh kaki membengkak, sehingga pembuluh darah menyempit maka suplai makanan ke janin menurun, sehingga bayi kecil. Untung bayi lahir dgn selamat, padahal ibunya adalah seorang perawat.

Melahirkan adalah proses alamiah dengan resiko rendah, namun menjadi berbahaya bagi ibu dan janin karena “intervensi” yang berlebihan biasanya karena ketidak-tahuan,atau saran orang lain, yang bukan ahli dibidangnya.
Ditemukan beberapa kasus timbulnya perdarahan hebat dan gawat janin karena lepasnya ari-ari akibat kontraksi rahim yang berlebihan pada pemakaian minuman dari “Rumput Fatimah”, yang diminum oleh pasien untuk mempercepat proses persalinan. Namun harus disadari bahwa dosis yang tepat belum diketahui sehingga berbahaya untuk keselamatan. (Bahkan hal ini terjadi pada perawat saya sehingga terpaksa dioperasi untuk menyelamatkan ibu dan anak). Didapatkan ari2 lepas sebagian, dgn rahim membiru krn rembesan darah.

Kasus yang berikutnya adalah pemakaian “Phien Zhe Huang” post operasi cesar. Pada beberapa kasus menimbulkan perdarahan yang lebih banyak, bahkan ada yang menyebabkan lebam biru yang luas pada sayatan operasi cesar, yang menyebabkan luka terbuka dan infeksi. Bahkan dapat menyebabkan timbulnya perdarahan didalam rahim yang menyebabkan pengangkatan rahim pasca operasi cesar.
Kasus lainnya adalah pemakaian obat untuk menggugurkan kandungan, yang awal mulanya merupakan obat sakit lambung, yang dipakai bahkan sampai berpuluh-puluh butir, yang menyebabkan perdarahan hingga kematian ibu.
Itulah bbrp kasus krn tdk kontrol ke dokter dgn teratur dan menjadi dokter2an shg menimbulkan komplikasi pd kehamilan.

SARAN : Konsultasikan ke dokter anda sebelum memakai obat apapun saat hamil dan saat melahirkan. Dan periksa hamil sesuai jadwal.

Semoga bermanfaat
Dr. BJ Education Club via BBM 285A2085

Tidak ada komentar:

Posting Komentar