Baru saja seksio
anak ke-2 usia 35 minggu. Kehamilan ini terpaksa diakhiri krn jk tdk akan
kehilangan anaknya, pertumbuhan janinnya yg sudah dipantau sejak 4 minggu
terakhir ini tdk sesuai dgn "grafik normal" yg dokter tentukan.
Terlihat pertumbuhan janin tdk optimal, di grafik mulai melandai, dgn air
ketuban yg berkurang. Dievaluasi 2 minggu kemudian tampak pertumbuhannya makin
melandai dan air ketuban tinggal 5,6 cm. Rencana evaluasi 1 minggu, tp
datangnya 2 minggu, diukur pertumbuhan janinnya mentok di persentil 25 dan air
ketuban tinggal 2 (normal 10). Kesan PJT (pertumbuhan janin terhambat), maka
diputuskan untuk di terminasi, karna jika tidak kita "petik" sekarang
apa adanya, maka kita bisa kehilangan bayinya. Untung keluarga setuju, maka di seksio
lahir bayi 1900 g, dgn air ketuban habis nilai apgar 9/9, itulah keadaan
maksimal yg bisa kita dapatkan.
Berbeda dgn kasus
yg terjd 1 th yg lalu, dramatis kita tidak bisa berbuat apa2, krn ibu tidak
MENDENGARKAN dan tidak MELAKUKAN apa yg telah disepakati dgn dokternya , tentang
adanya beberapa ALARM yg harus segera ditanggapi, jika ragu segera ke rumah
sakit. Ibu tersebut sudah kenceng2 (tapi tidak ada sakit kata siibu, krn itu
dia tidak ke dokter) sejak 1 hr yg lalu, padahal sudah dipesan jika ada ALARM 4
hal ini segera ke rumah sakit. Jika ragu sebaiknya pastikan ke dokter. Akibat
terlambat datang kita kehilangan baby, meninggal di dalam.
Proses kehamilan
80% akan berjalan dgn sendirinya, tp yg 20% harus dipantau oleh ibu, keluarga
dan dokter. Jika ada hal yg MELENCENG dr garis normal. Maka dokter akan
bertindak dgn persetujuan pasien. Maka perlu periksa hamil teratur, dan
konsultasikan hal yg ragu dgn dokter anda. Apa yg dipantau? Pertumbuhan janin,
denyut jantung janin, jumlah dan kekeruan air ketuban, gerak nafas janin,
pengapuran dan besarnya serta letaknya plasenta, kelainan pertumbuhan janin,
letak dan posisi janin. Arus darah tali pusat, biometri janin, dan kapasitas
panggul ibu, jalan lahir.
Semoga bermanfaat
Pin Dr.BJ Club
285A2085
Tidak ada komentar:
Posting Komentar