Jumat, 28 Maret 2014

Topik 017 rev Mar 2014: ABORSI


Memang betul ibu saat menyusui akan MENURUNKAN kesuburannya shg sulit hamil, namun naik turunnya kadar prolaktin susu dapat juga membuat telur tetap menetas shg BISA HAMIL juga saat masih menyusui. Jadi bagi pasangan yg BETUL2 belum ingin hamil dianjurkan tetap memakai KB tambahan. Kecuali kalau sampai hamil tidak apa2, itu bagus. Ada Pasien yg datang baru seksio 5 bulan sudah hamil lagi, sudah saya sampaikan 4 bulan yg lalu untuk KB, tapi tidak dilakukan dgn alasan KATA ORANG kalau ASI tidak akan hamil, sekarang sudah hamil baru menyesal dan minta dikeluarkan.

Dalam 1 bulan ini, sudah ada 3 pasien yang datang dengan perdarahan pervaginam banyak dalam keadaan lemah kehabisan darah karena berusaha untuk aborsi dengan meminum berbagai macam obat atas informasi temannya. Bahkan ada yang kehilangan nyawa karena terlambatnya pertolongan dan timbulnya infeksi dan pembusukan yang menyerang rahim dan organ di dalam perutnya. Aborsi adalah usaha "paksa" untuk mengeluarkan janin dari dalam kandungan. Usaha pemaksaan ini beresiko besar untuk perdarahan hingga kematian bagi ibu. Apalagi dengan dosis obat yang tidak tepat. Makin tinggi dosis, makin besar efek sampingnya. Pd kehamilan muda tetap sudah ada kehidupan, hanya karna keterbatasan kemampuan alat maka tidak bisa kita lihat kehidupan itu, shg semua tindakan mengakhiri kehamilan pd usia kehamilan berapapun tetap merupakan pembunuhan.

Saran; pakailah alat kontrasepsi jika belum ingin hamil, terimalah kehadiran si cabang bayi jika terlanjur hamil. Hamil artinya ada pembuahan sel telur oleh sperma, dan didapatkan test kencing positif atau usg didapatkan kantong gestasi di dlm rahim. kalau kantongnya di luar rahim disebut hamil di luar kandungan (yg harus kita akhiri, karna mengancam nyawa ibu).

Semoga bermanfaat
pin 285A2085

www.dokterbj.com 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar