Saya teringat salah satu member yg meminta topik vaginoplasti
(mengencangkan V). Saat itu sy katakan bahwa keberhasilan sexualitas dalam
keluarga bukan semata tergantung pd ukuran atau besar dan panjangnya organ, tetapi
terutama tergantung pd aerosol sexual (topik ML). Memang bisa saja V menjadi
lebih kendor pd yg melahirkan bayi besar, atau berkali2 melahirkan atau faktor
usia dan hormonal. Sehingga perlu diperiksa apakah memang Vnya kendor dan tidak
ada rugae2 yg memadai di dalamnya. Jika memang kendor, atau tidak ada rugae yg
optimal dan hal itu menimbulkan masalah saat ML, maka perlu di permak.
Biasanya, pd yg Vnya 'kendor", tidak kencang, maka dokter akan memperkecil
liang V dgn memotong mukosa (kulit lendir) V, membuang sebagian lalu
menjahitnya kembali, didapatlah V baru yg lebih sempit.
Pada pertemuan dokter kandungan se Asia Pacifik di Macao (feb'2014),
teman sejawat dr india, memperkenal TEKNIK BARU, yaitu dgn membuat RUGAE baru
pd V, tanpa harus memotong mukosa V. Di dalam liang V terdapat lipatan mukosa
yg elastis, dpt berkerut saat liang V mengecil dan melebar saat V perlu
membesar, kerutan mukosae itu disebut rugae. Sehingga V menjadi elastis dan
rugae2 itu menimbulkan gesekan pada P saat ML yg membuat sensasi lebih. Dengan
teknik baru ini tidak lagi membuang mukosa tetapi membuat rugae baru baik secara
vertikal maupun horisontal, serta mengencangkan otot V,Itulah yg dilakukan jika
pasien merasa V kendor. Teknik ini jg dpt dilakukan bersamaan saat melahirkan.
Semoga bermanfaat
Pin Dr.BJ Club :285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar