Satu pasienku yg
"hampir tiap hari mengeluh" karna tidak puas dgn apa yg ada padanya sehingga
dia mengambil jalan pintas, minum porstex (pembersih lantai), untung tidak mati
krn dia masih diberi kesempatan untuk hidup dan bertobat. Sekarang hampir setiap hari dia kembali
"mengeluh" kini dgn keluhan masalah baru yaitu "tidak bisa
makan" krn tenggorokannya menyempit. Dia jg mengeluh kenapa Tuhan tidak
menyembuhkannya. Kadang saya juga heran, kenapa Tuhan tidak menyembuhkan saya?
Tidak Mendengarkan doa saya? Padahal saya
sudah "soleh" menurut saya. 1 minggu yg lalu (rabu abu) saya dikasih
jawabannya, ini dia: Beritahukanlah kpd umatKu pelanggaran mereka. Memang
setiap hari mereka mencari Aku, tanyanya: "Mengapa kamu berpuasa dan
Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kamu merendahkan diri dan Engkau tidak
mengindahkannya juga? Sesungguhnyan pd hari puasamu engkau masih tetap mengurus
urusanmu dan kamu mendesak2 semua buruhmu. Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil
berbantah dan berkelahi serta memukul dgn tinju dgn tdk semena2. Dgn caramu berpuasa
spt sekarang ini suaramu tidak akan didengar dari tempat tinggi. Puasa yg
KUkehendaki ialah spy engkau membuka belenggu2 kelaliman dan melepaskan tali2
kuk, supaya engkau memerdekakan org yg teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya
engkau memecah2kan roti bagi orang yg lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin
yg tidak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, spy engkau
memberi dia pakaian, dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri! Pd waktu itulah terangmu
akan merekah seperti fajar dan LUKAMU AKAN PULIH dgn SEGERA. Pd waktu itulah
engkau akan memanggil dan Tuhan akan menjawab, engkau akan berteriak minta
tolong dan Ia akan berkata: Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada
sesamamu dan tidak lagi menunjuk2 orang dgn jari dan memfitnah, apabila engkau
menyerahkan kpd orang lapar apa yg kauinginkan sendiri dan memuaskan hati org
yg tertindas. (Yes 58) Ternyata saya belum se"soleh" yg saya kira
Semoga bermanfaat
Pin Dr.BJ Club :285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar