Selasa, 14 Januari 2014

Topik 054 (rev jan'14) : Memberi Makan


Hidup adalah karunia, kalau kita tidak diciptakan, maka selamanya kita tidak ada di alam semesta ini. Jadi apa yg masih tersisa (yg ada) pada kita, kita syukuri, dgn tetap berusaha utk menjadi lebih baik.

Kalau setiap hari kita menyirami sebatang tunas, memupukinya maka akan tumbuhlah dia menjadi pohon besar. Tunas apapun, tunas "baik" maupun tunas "jelek".
Kalau setiap hari kita bilang anak kita bodoh, maka lama2 dia akan percaya bahwa dia bodoh dan benar2 jadi bodoh, dan dia tidak akan berusaha untuk menjadi pintar krn dia "sudah" kita yakinkan bahwa dia bodoh.

Demikian juga penyakit kita, kalau kita pupuk, dan kita sugesti diri sendiri bahwa "saya sakit" maka penyakit itu pasti akan tumbuh makin besar.

Alkisah seorang anak tinggal bersama kakeknya di pinggir hutan. Tiap hari ia melihat dua serigala datang mendekati rumahnya. Yang satu tampak baik, penurut; yang lain agresif, serakah, penuh kebencian. Anak ini bertanya; siapa yang akan menang saat berkelahi. Jawab kakeknya; pemenangnya serigala yang saya beri makan.

Kebaikan dan kejahatan, penyakit dan kesehatan sama seperti dua serigala tersebut, pemenangnya tergantung kepada siapa kita memberi makan..Jadi berilah makan, binalah, jagalah : kebahagiaan, kebaikan, kesehatan. spy dia semakin kuat dan menang, jangan sampai kalah. Senyumlah dan bersyukurlah dgn apa yg "masih" ada pada kita.

KataNya: "cukupilah dgn gajimu dan jangan merampas" Sambil kita berobat ke dokter, sambil kita obati diri kita sendiri secara psikologis, krn diri kita sendiri punya kemampuan "self healing". Jangan mengeluh krn penyakit, tapi terimalah dengan senyum bahwa sakit adl bagian dari hidup yg harus kita hadapi. Bagian hidup yg tdk dpt kita hindari. Dengan menerima dan senyum tubuh akan mengeluarkan endorfin yg membantu penyembuhan, sebaliknya kalau menggerutu, RASA sakit akan lebih terasa lagi. Ingat: YANG MENANG ADALAH YANG KITA BERI MAKAN

Pin Dr.Bj Club: 285A2085

www.dokterbj.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar