Sabtu, 18 Januari 2014

Topik 017 (rev jan 2014): ABORSI



Ada pasien yang datang dengan perdarahan pervaginam banyak dalam keadaan lemah kehabisan darah karena berusaha untuk aborsi dengan meminum berbagai macam obat atas informasi temannya.
Dan satunya makan obat 2 tab dan 2 tablet masukan dalam V, yg seharusnya itu adalah obat lambung dengan efek samping membuat kram rahim, jadi harus dipakai dgn dosis tertentu shg timbul efek samping yg bisa menyebabkan keguguran.
Jadi sebenarnya obat tersebut bukan utk aborsi ttp efek sampingnya adalah aborsi. Dpt menyebabkan mencret dan perdarahan. Jd efek yg diambil adalah EFEK SAMPING OBAT.
Ada yg diurut hingga timbul perdarahan dan ada dukun yg memasukkan batang tertentu ke dlm rahim hingga timbul kontraksi, infeksi dan akhirnya perdarahan dan keguguran. Bahkan ada yang kehilangan nyawa karena terlambatnya pertolongan dan timbulnya infeksi dan pembusukan yang menyerang rahim dan organ di dalam perutnya.

Aborsi adalah usaha "paksa" untuk mengeluarkan janin dari dalam kandungan. Usaha pemaksaan ini beresiko besar untuk perdarahan hingga kematian bagi ibu. Apalagi dengan dosis obat yang tidak tepat. Makin tinggi dosis, makin besar efek sampingnya.

Saran; pakailah alat kontrasepsi jika belum ingin hamil, terimalah kehadiran si cabang bayi jika terlanjur hamil. Krn kehamilan ada kehendak YG Kuasa, shg jk kt menggugurkan berarti kita melawan YG Maha Kuasa.

pin 285A2085
www.dokterbj.com

www.dokterbj.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar