Jumat, 10 Januari 2014

RINGAN DAN BERATNYA PEMELUK AGAMA



  1. Garam dan kapas di dalam sungai
Nasruddin memuati keledainya dengan dua karung garam untuk dibawa ke pasar. Garam itu larut ketika keledainya menyeberangi sungai. Sesampainya di tepi, binatang itu berlari-lari berputar dengan girang, karena bebannya menjadi ringan. Tetapi Nasruddin kesal hatinya.

Pada hari pasaran berikutnya dua keranjang di punggung keledainya dijejali padat dengan kapuk. Ketika menyeberangi sungai, keledai itu hampir tenggelam karena beban di punggungnya bertambah berat.

“Nah, rasakan!” Nasruddin mencibir dengan rasa puas. “itu pelajaran bagimu. Jangan kau kira, setiap kali melewati air, kau beruntung!”

Dua orang bersama-sama memeluk agama. Yang satu merasa lebih ringan, yang lain tenggelam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar