Tiap 2 menit 1 wanita
meninggal karna kanker serviks. Dalam 1 bulan ini saja ditemukan 3 kanker serviks
stadium lanjut di tempat saya bekerja, satunya baru meninggal di iICU 3 hari yang
lalu. Tidak ada keluhan, wanita baik-baik. Kanker serviks apalbila ditemukan pada stadium awal apalagi prakanker
maka dapat disembuhkan. Maka perlu DETEKSI DINI dgn pap smear. Untuk PENCEGAHAN
PRIMER lakukan vaksinasi. 70-80% kanker serviks terjadi karna infeksi virus HPV
tipe high risk, yg sebagian masuk ke dalam vagina karna sexual intercourse, karna
penis laki2 yg terkontaminasi virus tsb, dan menempel pd permukaan mulut rahim.
Setelah menempel 60% akan tereliminasi dan sembuh spontan, namun 40% akan
berkembang menjadi kanker dalam waktu 3-20 tahun. Terutama pada wanita resiko
tinggi (perokok, ganti pasangan, daya tahan tubuh rendah,infeksi keputihan)
Saat ini sudah ada vaksinnya, yaitu : Vaksin HPV anti kanker serviks yg
disuntik seperti vaksin biasa. Harga obatnya sekitar 700-900 ribu sekali
suntik, perlu suntik 3x dalam waktu 6 bulan. Kapan saja dapat diberikan, asal
tidak sedang hamil. 10 tahun kemudian baru tanya dokter lagi, apakah perlu
diulang. Suntiknya di lengan atas. Untuk usia 12-55 tahun, sudah kawin maupun
belum, menstruasi maupun menopause tidak masalah. Bagi yang sudah pernah ML
sebaiknya (direkomendasikan) pap smear dulu baru vaksin (krn kemungkinan sudah
terinfeksi), bagi yg masih perawan langsung suntik saja, tidak ada pemeriksaan
apa-apa. Tidak perlu suntik lagi bagi yang sudah operasi angkat rahim hingga
mulut rahimnya juga sudah diangkat. Jika dalam masa penyuntikan ternyata hamil,
mk suntikan selanjutnya ditunda sampai melahirkan. meskipun sudah vaksin tetap
harus pap smear tahunan teratur, krn masih 30% yg lolos, yaitu tipe yg lain.
Pap smear dan usglah ke dokter anda rutin, meskipun tidak ada keluhan. Silent
killer.
Semoga bermanfaat
pin Dr.Bj Education
Club: 285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar