Haid normal hanya 2-7
hr, tidak bergumpal dan tidak sakit "sekali". Lebih dr pd itu
termasuk kategori tidak normal. Wanita saat dilahirkan ada 2 ovarium, tiap
bulan dipilih 3-10 butir telur utk dimatangkan, dan hanya 1 (kadang 2-3) telur
yang menjadi matang dan dapat ditetaskan (ovulasi) dan menjadi bayi jika
dibuahi. Setelah usia 40 tahunan maka tinggal sisa2 telor yg ada, yg kadang
berhasil ditetaskan, kadang gagal. Jika gagal maka hormon menjd tdk stabil,
E>P (unopposed estrogen), hal ini menyebabkan rangsangan yg tdk seimbang, maka
dapat timbul penebalan rahim (hiperplasia), timbulnya miom, haid jadi makin
banyak dan makin lama (tanda ada penebalan) dan bisa ada kista ovarium (yg E
dependent). Resiko kanker endometrium meningkat pada wanita gemuk, estrogen juga
dapat meningkat krn pembentukan estrogen dari lemak melalui proses aromatase
apalagi jika ada darah tinggi dan ada kencing manis. Harusnya usia makin tua
haid makin sedikit dan makin jarang, yg kemudian rata2 pd usia 48an akan
menopause.. Penebalan rahim jika dibiarkan terus menerus akan terjadi perubahan
sifat cell, dari simple, komplek, atipik lalu jadi kanker endometrium. Jadi diperlukan
terapi menyeimbangkan hormon supaya tidak terjadi penebalan yg tidak
terkontrol. untuk melihat ada tidaknya penebalan, dilakukan dgn USG. Dan jika
curiga ada penebalan, maka golden standardnya mengambil sample dengan kuret
untuk di kirim ke labor memastikan ada tidaknya penebalan, ada tidaknya kanker
rahim. Kuret dan operasi tidak akan menyebabkan kanker rahim menyebar. Untuk
menekan timbulnya penebalan rahim hingga ke kanker rahim dengan gejala haid
yang banyak, dpt ditekan dgn pemasangan susuk KB (LNG IUS) di dalam rahim, yg
menyebabkan haid lebih sedikit dan haidnya menjadi tidak sakit dalam 3-6 bulan,
Semoga bermanfaat
Dr.Bj education Club:
285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar