Selasa, 08 April 2014

Topik 010 rev April'14: Kanker Rahim



Haid normal hanya 2-7 hr, tidak bergumpal dan tidak sakit "sekali". Lebih dr pd itu termasuk kategori tidak normal. Wanita saat dilahirkan ada 2 ovarium, tiap bulan dipilih 3-10 butir telur utk dimatangkan, dan hanya 1 (kadang 2-3) telur yang menjadi matang dan dapat ditetaskan (ovulasi) dan menjadi bayi jika dibuahi. Setelah usia 40 tahunan maka tinggal sisa2 telor yg ada, yg kadang berhasil ditetaskan, kadang gagal. Jika gagal maka hormon menjd tdk stabil, E>P (unopposed estrogen), hal ini menyebabkan rangsangan yg tdk seimbang, maka dapat timbul penebalan rahim (hiperplasia), timbulnya miom, haid jadi makin banyak dan makin lama (tanda ada penebalan) dan bisa ada kista ovarium (yg E dependent). Resiko kanker endometrium meningkat pada wanita gemuk, estrogen juga dapat meningkat krn pembentukan estrogen dari lemak melalui proses aromatase apalagi jika ada darah tinggi dan ada kencing manis. Harusnya usia makin tua haid makin sedikit dan makin jarang, yg kemudian rata2 pd usia 48an akan menopause.. Penebalan rahim jika dibiarkan terus menerus akan terjadi perubahan sifat cell, dari simple, komplek, atipik lalu jadi kanker endometrium. Jadi diperlukan terapi menyeimbangkan hormon supaya tidak terjadi penebalan yg tidak terkontrol. untuk melihat ada tidaknya penebalan, dilakukan dgn USG. Dan jika curiga ada penebalan, maka golden standardnya mengambil sample dengan kuret untuk di kirim ke labor memastikan ada tidaknya penebalan, ada tidaknya kanker rahim. Kuret dan operasi tidak akan menyebabkan kanker rahim menyebar. Untuk menekan timbulnya penebalan rahim hingga ke kanker rahim dengan gejala haid yang banyak, dpt ditekan dgn pemasangan susuk KB (LNG IUS) di dalam rahim, yg menyebabkan haid lebih sedikit dan haidnya menjadi tidak sakit dalam 3-6 bulan,


Semoga bermanfaat 

Dr.Bj education Club: 285A2085 
www.dokterbj.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar