Kamis, 17 April 2014

Topik 074: Kanker Ovarium



1)Istri kolega, dosen senior trisakti, check up, sy ktkan ada KECURIGAAN, saran kuret. beliau ke singapura diktkan sehat kontrol 1 th. Baru 1 bulan kembali ke sy, sy ktkan suspek KAnKER, harus operasi. Didptkan cairan 2,5 L, dgn kanker ovarium stad.IIIc.
2)pasien lamaku kembali lg dgn perut membesar dan sesak nafas, terpaksa disedot keluar cairan lendir campur darah 6,5 L. ceritanya pertama periksa ke sy, kuktkan ada kista 5 cm, dan jenis ini harus dioperasi, krn isinya kental bukan air. Ibunya tdk mau. 6 bulan dtg lagi, dgn perut makin besar, dan ternyata kistanya telah pecah, sel2nya menyebar ke seluruh usus perut dan keluar lendir (kista mucin).
Telur wanita (ovarium) punya potensi utk menjd kista, membesar krn berbagai proses sehingga berisi : darah haid (kista endometriosis), berisi air sj (kista fungsional serosum), berisi rambut, tulang,gigi dan lemak (kista dermoid), berisi lendir (kista mucinosum), berisi nanah (kista terinfeksi ataupun berisi daging yang ganas (kanker ovarium). Kanker ovarium kadang tdk bergejala, kadang nyeri, perut membesar, dideteksi dgn usg transvaginal dan Ca 125 dari darah. Hal ini dpt terjd krn ovarium merpkan bagian tubuh wanita yg dipengaruhi oleh hormon dari otak dan menghasilkan hormon kewanitaan, shg sangat responsif. Oleh karena itu perlu secara rutin dilakukan pemeriksaan utk memastikan bahwa ovarium dlm keadaan normal, dgn usg (lewat perut ataupun lewat vagina atau lewat dubur jk diperlukan bg yg virgin) bahkan kadang diperlukan pemeriksaan dgn operasi laparaskopi (teropong) utk ketepatan diagnosis. Kapan perlu periksa? Kapan sj, dr saat akil balig hingga selama masih wanita (seumur hidup). Periksalah secara rutin minimal setahun sekali meskipun tdk ada keluhan. (Usg dan pap) http://karenaakukatolik.wordpress.com/2010/10/

Semoga bermanfaat
Pin Dr.Bj Club: 285A2085
www.dokterbj.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar