Jumat, 18 April 2014

TOPIK 043: PERLUKAH?



Terlalu banyak hal yg kt lakukan padahal tdk perlu, shg menyebabkan biaya hidup meningkat, shg kt masuk dlm lingkaran kehidupan yg melelahkan, cari uang dan buang uang. Perlukah 4D saat hamil?, tdk perlu, krn tdk banyak manfaatnya secara medis dibanding 2D, kecuali tuk senang2. Perlukah waxing bulu? Semua yg diciptakan Tuhan pasti ada manfaatnya, termasuk bulu di vagina. Tuk mempertajam sensasi sexual. waxing dpt menyebabkan iritasi akar bulu rambut shg bisa infeksi dan perubahan pola kuman. Jadi sering keputihan. Perlukah makanan instan,makan tinggi kalori,tinggi protein atau vitamin rutin?: jk kt bisa makan dan minum secara alami, paling baik secara alami shg semua organ pencernaan melakukan proses kerja sesuai dgn fungsi masing2. Krn jika tdk dipakai organnya dlm jangka panjang akan timbul pengecilan dan hipofungsi, lama2 suatu saat kt akan tergantung pd yg sudah jadi, tdk bisa mencerna sendiri lagi. Kecuali kalau memang kt kurang gizi. Atau tdk bisa makan yg biasa. Perlukah pakai antisepstik saat mandi atau cebok,kumur2? : kalau tdk ada keluhan tdk boleh kita mencuci vagina dgn sabun antiseptik termasuk laktacid dan air sirih, krn daun sirih termasuk antiseptik yg dpt merubah pola kuman di V jadi makin kacau pola kumannya. Cucilah pakai air biasa kalau perlu pakailah saja sabun bayi. Perlukah memakai panty?, kalau sedang sedang menstruasi maka tdk dianjurkan pakai panty. Krn panty menghambat evaporasi (penguapan), termasuk pakaian yg ketat, tdk menyerap cairan. shg V cenderung lembab, kelembaban yg berlebih menjadi tempat tumbuh kuman, shg terjadi ggg floura dan fauna di V, mk keputihan dan bau apek. Perlukah vaksin? vaksin merangsang imunitas tubuh kt, shg lebih tahan jk ada serangan, spt vaksin kanker serviks (HPV) melindungi 70%, jk tanpa vaksin mk 0% perlindungan. jadi biarkan semua secara alami, kecuali ada keluhan maka perlu intervensi, konsultasikan ke dokter anda.

Semoga Bermanfaat
Pin Dr.BJ Club:285A2085

www.dokterbj.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar