Kehamilan adalah proses
alami, yang berkembang dalam tubuh ibu tanpa harus ada intervensi apa-apa,
hanya perlu pemantauan. Awal kehamilan, perlu USG tuk memastikan dimana
hamilnya, dlm rahim atau luar rahim (jk di luar rahim mk tdk dpt dilanjutkan,
krn mengancam nyawa ibu). Apk hamilnya normal? Hamil anggur atau hamil kosong
(blighted ovum, ada kantong hingga 30 mm tp tdk ada janin), hamil tunggal atau
kembar atau lebih? Selanjutnya pantauan meliputi; adanya kelainan dalam
perkembangan atau ada tdknya kelainan, terutama kelainan mayor seperti kelainan
otak, jantung yang salah tempat,kelainan tulang belakang, ada tidaknya lambung,
ginjal dan tulang belakang serta kulit perut janin. Kedua adalah perkembangan
bayi harus sesuai grafik kehamilan, jk tdk sesuai mk dokter harus bertindak,
detak jantung harus normal (110-160 DPM dgn pola ttt, jumlah air ketuban,
plasenta dan tali pusat serta berat janin. Selama INDIKATOR kesejahteraan janin
dlm batas normal. Mk tinggal menunggu hingga tanggal perkiraannya, maksimal
lewat / hari, ttp jk ada indikator yg tdk normal, mk harus dikoreksi, jk tdk
bisa dikoreksi mk bayi harus dilahirkan, sebelum "hilang" bayinya.
Namun ada beberapa alarm yang harus diperhatikan oleh ibu hamil, spt:
kontraksi, perdarahan, keluar air atau gerak janin yang berkurang. Jika alarm
ini berbunyi, maka segera periksa ke dokter kandungan. Pemeriksaan yang diperlukan
selama hamil adalah dgn USG, CTG dan laboratorium sesuai kebutuhan. USG
4Dimensi secara klinis tdk banyak manfaatnya. Lebih lengkap lihat di: http://health.okezone.com/read/2012/09/06/483/685948/beragam-alarm-untuk-ibu-hamil.
Semoga bermanfaat
pin Dr.BJ Club :285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar