Ada pasien yg lahir di
toilet, ada pasien yg tidak sempat ke rumah sakit akhirnya lahir di rumah atau
di taxi, hal ini karna tidak mengetahui TANDA PERSALINAN. Tanda persalinan adl:
adanya kontraksi TERATUR dgn interval waktu tertentu, yg bersifat progresif
(makin kuat dan makin lama durasinya) dgn dominansi di fundus uteri (rahim
bagian atas dekat ulu hati) yang disebut HIS. HIS tidak selalu disertai rasa
sakit, karna ambang nyeri/sakit setiap orang berbeda. Jika kontraksinya tidak
teratur maka bukan HIS tetapi disebut sbg braxton Hick (kontraksi palsu), yg
bisa terjadi pd kehamilan tua. Namun bisa saja kontraksi palsu ini menjadi
makin teratur dan progesif akhirnya menjadi HIS (tanda 1). Dgn adanya HIS maka
mulut rahim menjadi makin lunak, mengarah ke depan dan menipis lalu mulai
membuka perlahan2, pd proses ini terdapat pembuluh darah kapiler yg pecah maka
keluarlah BLOOD SLEM (darah lendir) (tanda 2) Krn HIS maka ukuran serat otot
rahim dipendekan sehingga segmen bawah rahim semakin tipis, janin terdorong ke
arah bawah dan pembukaan makin besar, hingga pembukaan lengkap (10 cm) dan dgn
demikian bayi akan dilahirkan. NAMUN kadang proses persalinan tidak selalu
maju, bisa juga HIS menghilang atau melemah. Jika hal ini terjadi pd fase laten
maka disbt FALSE LABOR. Bila ibu dan bayi BAIK, maka boleh dipulangkan. Tetapi
jika ibu dan bayi TDK BAIK maka tetap harus diterminasi, janin tetap harus
dilahirkan, baik dgn induksi (dirangsang) atau dioperasi tergantung keadaan. Jika
HIS berkurang/ menghilang terjadi pada fase aktif (pembukaan 4 atau lebih)
disebut INERTIA UTERI, maka harus dilakukan AUGMENTASI (memperbaik HIS spy
sesuai dgn fasenya) baik dgn pecahkan ketuban maupun oksitosin. Setiap
kontraksi merupakan STRESS bg janin, shg jika ada kontraksi yg jelas maka
kesejahteraan janin harus dipantau dgn dopler/CTG. krn jika janinnya stress
(hipoksia) bisa mencret di dalam rahim shg ketubannya juga hijau berbahaya utk
pernafasan janin, bisa gawat janin, hingga mati.
Semoga bermanfaat
Pin Dr.BJ Club :285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar