Kapal besar dikendalikan
oleh "SATU" kemudi kecil. Bayangkan kalau di dalam kapal itu ada
lebih dr 1 kapten (atau kaptennya ragu2) satu mau lurus, satu mau belok,
diskusi dulu, rapat dulu, padahal kapal melaju terus maka AKAN NABRAK ( itu yg
terjadi pada negara kita, kaptennya tidak bisa putuskan sendiri, konsul sana
konsul sini, rapat, diskusi,takut)
Kenapa tidak berani
putuskan sendiri? Karna akan tanggung sendiri kalau salah arah. Maka supaya
aman dijadikan keputusan kolektif, sehingga kalau salah jadi salah berja'maah.
Nah. Tentang Kapal kita
sendiri, yaitu kesehatan kita masing2, harus ada kaptennya juga kan?. Apakah
mau terombang-ambing juga? Apapun juga kata orang, kata TV, kata internet, kata
dokter, kata dukun, tetap harus kita sendiri yg MEMEGANG KENDALI, putuskan
sendiri, mau diapain, mau terus atau mau belok atau mau stop, DENGAN SEGALA
KONSEKUENSINYA. Kalau tidak bisa pegang kemudi sendiri, carilah satu DOKTER
KELUARGA yg kita PERCAYA, jangan pindah2 dokter krn 1000 orang 1000 pendapat.
Cari 1 dokter yg kita percaya, yg jadi DOKTER KELUARGA kita, yg akan tahu
seluruh riwayat kesehatan keluarga kita (recorded), sehingga setiap saat dokter
itu akan mendampingi, memberi saran, memantau baik sedang sehat maupun sakit.
Akan bersama kita ke rumah sakit kalau keluarga itu di rawat untuk memutuskan
apakah pengobatan di rumah sakit itu atau oleh dokter lain itu sesuai dgn
riwayat keluarga kita dan dapat kita terima atau tidak. Jadi dokter keluarga kita
itu jadi teman kita disamping kemudi bersama kita.
Banyak cara menuju
sehat, tetapi yg terpenting adalah harus tahu cara TIDAK JATUH SAKIT.
Saran: Jadilah kapten bagi
diri kita sendiri. Dan belajarlah untuk BERANI memutuskan dan bertanggung jawab
dgn apa yg kita putuskan. Kalau kita berani dgn hal kecil, maka akan dikasih
tanggung jawab hal2 yg lebih besar.
BJ's Family Doctor
Pin Dr.BJ Club :285A2085
www.dokterbj.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar