Minggu, 09 Februari 2014

Topik 071: Kapten Mandiri



Kapal besar dikendalikan oleh "SATU" kemudi kecil. Bayangkan kalau di dalam kapal itu ada lebih dr 1 kapten (atau kaptennya ragu2) satu mau lurus, satu mau belok, diskusi dulu, rapat dulu, padahal kapal melaju terus maka AKAN NABRAK ( itu yg terjadi pada negara kita, kaptennya tidak bisa putuskan sendiri, konsul sana konsul sini, rapat, diskusi,takut)

Kenapa tidak berani putuskan sendiri? Karna akan tanggung sendiri kalau salah arah. Maka supaya aman dijadikan keputusan kolektif, sehingga kalau salah jadi salah berja'maah.

Nah. Tentang Kapal kita sendiri, yaitu kesehatan kita masing2, harus ada kaptennya juga kan?. Apakah mau terombang-ambing juga? Apapun juga kata orang, kata TV, kata internet, kata dokter, kata dukun, tetap harus kita sendiri yg MEMEGANG KENDALI, putuskan sendiri, mau diapain, mau terus atau mau belok atau mau stop, DENGAN SEGALA KONSEKUENSINYA. Kalau tidak bisa pegang kemudi sendiri, carilah satu DOKTER KELUARGA yg kita PERCAYA, jangan pindah2 dokter krn 1000 orang 1000 pendapat. Cari 1 dokter yg kita percaya, yg jadi DOKTER KELUARGA kita, yg akan tahu seluruh riwayat kesehatan keluarga kita (recorded), sehingga setiap saat dokter itu akan mendampingi, memberi saran, memantau baik sedang sehat maupun sakit. Akan bersama kita ke rumah sakit kalau keluarga itu di rawat untuk memutuskan apakah pengobatan di rumah sakit itu atau oleh dokter lain itu sesuai dgn riwayat keluarga kita dan dapat kita terima atau tidak. Jadi dokter keluarga kita itu jadi teman kita disamping kemudi bersama kita.

Banyak cara menuju sehat, tetapi yg terpenting adalah harus tahu cara TIDAK JATUH SAKIT.

Saran: Jadilah kapten bagi diri kita sendiri. Dan belajarlah untuk BERANI memutuskan dan bertanggung jawab dgn apa yg kita putuskan. Kalau kita berani dgn hal kecil, maka akan dikasih tanggung jawab hal2 yg lebih besar.

BJ's Family Doctor
Pin Dr.BJ Club :285A2085

www.dokterbj.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar