Kemarin pasien lamaku kembali lagi dgn perut
membesar dan sesak nafas, terpaksa disedot keluar cairan lendir campur darah
6,5 L. Ceritanya pertama periksa ke saya, saya katakan ada kista 5 cm, dan
jenis ini harus dioperasi, karna isinya kental bukan air. Ibunya tidak mau. 6
(enam) bulan datang lagi, dgn perut makin besar, dan ternyata kistanya telah
pecah, sel2nya menyebar ke seluruh usus perut dan keluar lendir (kista mucin).
Sekarang mau operasi, tapi terlambat, sudah nyebar.
Telur wanita (ovarium) punya potensi untuk menjadi
kista, membesar karna berbagai proses sehingga berisi : darah haid (kista
endometriosis), berisi air saja (kista fungsional serosum), berisi rambut,
tulang, gigi dan lemak (kista dermoid), berisi lendir (kista mucinosum), berisi
nanah (kista terinfeksi) ataupun berisi daging yang ganas (kanker ovarium).
Kanker ovarium kadang tidak bergejala, kadang
nyeri, perut membesar, dideteksi dgn usg transvaginal dan Ca 125 dari darah.
Hal ini dpt terjadi karna ovarium merupakan bagian tubuh wanita yg dipengaruhi
oleh hormon dari otak dan menghasilkan hormon kewanitaan, sehingga sangat
responsif. Oleh karena itu perlu secara rutin dilakukan pemeriksaan untuk
memastikan bahwa ovarium dalam keadaan normal, dgn usg (lewat perut ataupun
lewat vagina atau lewat dubur jika diperlukan bg yg virgin) bahkan kadang
diperlukan pemeriksaan dgn operasi laparaskopi (teropong) untuk ketepatan
diagnosis.
Kapan perlu periksa? Kapan saja, dari saat akil
balig hingga selama masih wanita (seumur hidup). Periksalah secara rutin
minimal setahun sekali meskipun tidak ada keluhan. (Usg kandungan dan pap
smear)
Khusus kista endometriosis, yg merupakan kista yg
terbentuk karna adanya endometrium yg hidup di telurnya sehingga setiap bulan
haid akan sakit dan kistanya makin besar, jadi kalau setiap haid sakit pastikan
tidak ada endometriosis. Kista endometriosis sering tumbuh lagi selama masih
ada haid, jd perlu di kontrol.
Semoga bermanfaat
Pin Dr.Bj Club: 285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar