Kandungan Pasien dikonsulkan oleh ts penyakit dalam
dgn nyeri perut, 2 minggu lalu kuret di jembatan 3 karna bayi tidak berkembang.
Saat ditekan perutnya tegang dan sakit sekali, USG ada gumpalan darah dalam
perut dan ada benjolan bulat 3,8 cm, 80-90% PERDARAHAN DLM PERUT. Maka untuk
memstikan dilakukan laparaskopi dgn teropong masuk dalam perut, tampak darah 1
liter dalam perut. Apa robek karna kuret atau hamil di luar kandungan? Dicari
ada robekan tapi tidak termbus dan tidak berdarah, tampak darah mengucur dr
ujung saluran telur, kesan : abortus tuba (KET: hamil di luar kandungan) krn
anak ibu ini baru satu, maka diupayakan untuk mempertahankan saluran tuba ini.
Krn darahnya banyak dan perlekatan serta benjolannya nempel di belakang rahim
(Cavum Douglas) maka diputuskan open.
Hamil harusnya di dalam rahim, nempel di
endometrium. Kalau di luar itu namanya di luar kandungan (kehamilan ektopik),
beda dgn hamil anggur (molahidatidosa), jika kehamilannya berukuran kurang dari
3 cm, janinnya sudah mati dan tanda vital ibu masih baik, belum ada gangguan,
maka masih dapat diobati dgn suntikan MTX, namun jika terlambat maka terpaksa
di operasi, spt ibu ini. Jika kehamilannya di mulut rahim yang masih bisa
dijangkau dgn kuret atau alat histeroskopi (teropong rahim) maka tidak perlu
operasi perut, cukup dari vagina saja atau di kuret. Untuk operasi hamil diluar
kandungan terbaik adalah dengan laparaskopi (teropong). Tentu tergantung pada
alat yg tersedia dan keahlian dokternya. Kehamilan di luar kandungan berbahaya
bagi si ibu, karna dapat terjadi perdarahan berat hingga kematian. Oleh karena
itu keterlambatan haid harus segera ke dokter untuk menentukan apakah hamil,
dimana kehamilannya?
Kehamilan di luar kandungan dapat terjadi karna
saluran telur yg tidak sehat akibat riwayat infeksi maupun keputihan dan sering
pada pemakai IUD yg kebobolan. Tips: terlambat haid segera ke dokter untuk
tentukan benar hamil? Dimana? Normal?
Semoga Bermanfaat
pin Dr.Bj Club: 285A2085
www.dokterbj.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar