Pada acara Kursus Persiapan Perkawinan yg saya
bawa, sering ada pertanyaan,"doc, apakah kita perlu premarital check up
sebelum kawin?" Saya menjawab,"tergantung, apakah kalian cinta buta
atau cinta beneran". Kalau orang cinta beneran, tentu dia tidak akan
mengorbankan segalanya demi untuk kawin, tetapi jadi realistis, kalau memang
ada keadaan tertentu, atau penyakit tertentu yg bisa muncul kalau mereka
menikah maka dgn besar hati akan mereka batalkan pernikahannya, tapi kalau
sudah cinta buta, ya ndak usah.
Manusia Gol.darahnya A,B,AB dan O dgn rhesus (+)
atau (-). Org asia spt kita biasanya rhesus (+) hanya 2%, yg (-) yaitu
keturunan dari org asia yg menikah dgn orang asing, sedang org bule biasanya
rhesus (-).
Pada ibu rhesus (-) yg hamil, dan bayinya rhesus
(+) dpt terjd reaksi darah yg disebut inkompatilitas rhesus, darah janin hancur
shg janin kekurangan darah dalam kandungan, timbul anemia janin, hidrops
(janinnya bengkak air, gagal jantung, lever bengkak) dan plasenta membesar
hingga mati janin. Hal di atas dapat terjadi kalau wanita Rh (-) (wanita indo)
kawin dgn pria Rh (+), maka anaknya kemungkinan 50% Rh (+).
Tetapi kalau suaminya Rh (-) juga maka bahaya
inkompatibilitas Rh tdk akan terjadi (bule kawin dgn bule) Sebab
inkompatibilitas Rh, Krn darah janin yg rhesus (+) bisa merangsang darah ibu yg
rhesus (-) utk membentuk antibodi anti rhesus, dan antibodi anti rhesus ini
bisa menyeberang lewat plasenta ke janin dan menyerang darah janin, shg
darahnya hancur. Sehingga kurang darah. Hal ini jarang terjadi pd kehamilan
pertama krn reaksi pertama menghasilkan IgM yg besar sehingga tdk bisa lewati
sawar plasenta, ttp pd anak kedua dan seterusnya terbentuk IgG yg bisa lewat
shg bisa BAHAYA bg janinnya.
Jk ibu Rh (-), suami Rh (+), mk saat hamil
lakukan COOMBS test indirect, cek ibu tersensitisasi/ belum. Sebelum menikah
periksalah pasangan apakah Rhesusnya sama (cek darah dulu) kecuali cinta buta.
Apa boleh buat
Semoga bermanfaat,
Pin Dr.BJ Club :285A2085
www.dokterbj.com
www.dokterbj.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar