Adanya hormon estrogen
pada wanita membuat organ tubuh wanita menjadi "lebih besar", pinggul
lebih besar, payudara membesar, rahim membesar saat hamil.
Hormon estrogen ini
jugalah yg dapat merangsang tumbuhnya tumor-tumor estrogen dependent, seperti
miom dan kista tertentu serta penebalan dinding rahim (jika penebalan
dirangsang terus bisa menjadi kanker rahim/ ca endometrium)
Kemarin ada lagi pasien
yg datang setelah operasi dan yang kambuh lagi, kali ini operasi mioma di
Penang, dan tumbuh kembali 3 buah tumor.
Dengan kemajuan
teknologi dan ilmu kedokteran sekarang banyak kasus yg biasanya di Operasi saat
ini dapat ditangani tanpa operasi. Jadi operasi haruslah merupakan pilihan
terakhir, yang terpaksa dilakukan jika segala alternatif lain tidak berhasil.
Karena operasi tidak selalu dapat menyelesaikan masalah, apalagi pada kasus
dengan kekambuhan (residifitas) yang tinggi (krn homon) seperti pada perdarahan
karena penebalan rahim (hiperplasia endometrium simplek), kista ovarium spt
kista endometriosis dan pada kasus mioma uteri (tumor rahim) serta Nyeri haid.
Operasi dilakukan jika :
adanya kecurigaan keganasan, pengobatan alternatif (medikamentosa) gagal, tumor
telah terlalu besar, mau hamil, psikologis pasien yang tidak nyaman dengan
penyakit tumor yang masih ada, atau pasien menolak alternatif (medikamentosa).
Sekarang ada alat yg
dapat dipasang di dalam rahim (LNG IUS) yang mengandung hormon progesteron
untuk menekan estrogen sbg terapi tanpa operasi atau untuk menunda operasi.
Dibuat spt menopause Jika semua gagal, maka terpaksa angkat rahim dan atau
telurnya (HTSOB). Dan ternyata rahim bukan hanya sekedar untuk hamil saja, ttp
rahim juga menjaga keseimbangan trombosan dan prostasiklin untuk kesehatan
pembuluh darah dan jantung, jadi jangan gampang buang rahim.
Semoga bermanfaat
pin Dr.Bj Club: 285A2085
www.dokterbj.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar