Senin, 12 Mei 2014

Topik 058 rev Mei'14 : Tuhan adalah Dokter(Psikologi terapi)



Orang sakit harus diobati secara total, bukan hanya badannya, ttp jg jiwa psikologinya, mk hal ini saya coba ulas, semoga membantu.
Sakit menyebabkan penderitaan, banyak pasien mengeluh sakit yg berat. Utk meringankan penderitaan, kt coba merubah mindset kt sambil tetap berusaha tuk sembuh.
"Marilah coba memahami bahwa Tuhan adalah Tabib dan bahwa penderitaan adalah obat demi keselamatan, bukan hukuman demi kebinasaan". Ttp sebagai sarana utk menyucikan dosa2 kita. (St.Agustinus)
"Belas kasihan yg sejati mendorong ikut menanggung penderitaan sesama. Belas kasihan itu tdk membunuh org yg penderitaannya tdk dpt kt tanggung" (E.Vitae 66)
Contoh: seorang imam didiagnosa kanker pankreas yg mematikan. Drpd chemoradiasi yg menyakitkan dan hanya menambah harapan hidup 6 bln lebih lama, imam itu ikut program nutrisi saja. Ia mempersiapkan diri utk berjumpa dgn Tuhannya. Tentu saja ia dpt menjalani chemoradiasi ttp alternatif itu termasuk perawatan kesehatan "luar biasa", mk pilihannya tuk tdk chemoradiasi secara moral dibenarkan.
"Saat paling tepat tuk membuktikan kesetiaan kita kpd Mempelai illahi (Allah) adl bila kt sakit"
"Penderitaan2 dari ketidakberesan kesehatan akan membuat kita dicintai Allah jauh lebih dari segala matiraga yg disengaja" (St.Paulus dari ː̗̀ː̖́)
Yg dimaksud dgn matiraga yg disengaja antara lain; puasa, sedekah, ziarah dll
Dgn mindset "menerima dan mengerti" bahwa sakit terjadi atas seijin Yg Kuasa, dan dgn sadar penderitaan ini kt terima & kt persembahkan tuk silih bg org lain yg kita cintai, mk akan membuat sakit ini tdk sia2, dibandingkan kalau kt marah, menggerutu, mk sakit akan menjd sakit saja dan tdk ada manfaat lainnya.
Karena bagi org yg percaya, tdk ada penderitaan yg sia2.
Jd kita punya pilihan, mau menerima penyakit itu dgn sadar dan ikhlas tuk sesuatu yg mulia ATAU kt marah dan memberontak "kenapa saya sakit?" Apa salah saya?

Semoga bermanfaat

Pin Dr.Bj Club: 285A2085 www.dokterbj.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar