Tanggal Estimated Date Delivery (taksiran
persalinan) jatuh pada minggu ke 40, namun melahirkannya bisa maju 3 minggu
sampai mundur 1 minggu. Hamil 37 minggu lengkap dikatakan cukup bulan, jika
kurang dari 37 minggu disebut prematur. Jika pada tanggal perkiraan belum
lahir, dan semuanya baik saja, maka masih boleh menunggu hingga 41 minggu. Jika
41 minggu belum juga lahir, maka akan dilakukan rangsangan (induksi) spy bayi
lahir. Krn setelah 41 minggu fungsi plasenta menurun, shg dikuatirkan tdk akan
kuat mensuplai oksigen cukup ke bayi saat mules nanti. Maka mumpung masih bagus
dilakukan induksi tuk lahir. Saat mules, oksigen yg tersedia hanya yg ada pd
plasenta, kalau plasenta "terlalu" tua tidak akan cukup oksigennya,
shg berbahaya bagi bayi, bisa kurang oksigen shg bayinya mencret di dalam
rahim, dan beresiko tahinya terisap masuk ke paru2 bayi, shg sesak nafas hingga
kematian bayi. Tuk seksio dapat dilakukan pada kehamilan 38 minggu, kecuali ada
faktor lain yg mengharuskan bayi segera dilahirkan. Semua ini sangat tergantung
pada penilaian dokter pada saat itu. Selama ibu dan bayi baik, juga dokter dan
suami baik, maka sebaiknya menunggu persalinan pervaginam, pada maksimal
kehamilan 41 minggu. Tentu lahir biasa (pervaginam) adalah cara yg paling
alami, dgn resiko paling rendah, namun jk TERPAKSA demi mendptkan bayi yg
berkualitas (tdk rusak syaraf dan organ vital lainya) dan demi keselamatan
ibunya (darah tinggi, kejang, mata minus tinggi) mk sesaria bukanlah sesuatu yg
diharamkan. Sesar akan dilakukan jk: plasenta previa menutupi jalan lahir, bayi
besar, panggul ibu sempit, gawat janin, gawat ibu, bayi melintang, bokong tdk
sempurna, letak kaki, dan lain2, DAN yg paling tahu adalah dokter yg menangani
saat itu. Jd percayalah pd dokter anda, jk tdk percaya segera pindah dokter.
Krn kadang2 tdk ada waktu tuk menjelaskan mendetail pd saat itu. Selamat
melahirkan.
Semoga bermanfaat
Pin Dr.BJ Club :28EF8EB6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar