Kalau tenggorokan saya sakit saya minum 1 tablet antibiotik, kalau sehat ya
sudah" Ungkapan ini sering saya
dengar, padahal cara pemakaian antibiotik spt itu salah besar, dpt menimbulkan
resistensi kuman, kuman tdk mempan lagi dgn antibiotik tsb shg disaat sakit
harus digunakan antibiotik yg "lebih keras" lg dan tentunya makin
mahal. Antibiotik adalah obat utk membunuh kuman2, jika dosis yg digunakan
kurang atau lamanya pemakaian tdk tepat mk kuman2nya tdk mati, hanya
"pingsan" dan setelah siuman lagi mk kuman2 itu dpt membuat
pertahanan baru shg antibiotik yg td sempat dia rasakan itu sudah dpt dia
tangkis, mk antibiotik tsb tdk mempan lagi pd pasien ini (resistensi).
Pemakaian antibiotik yg dimakan harus sesuai pola kuman dgn dosis yg tepat dan
lamanya minimal 5-7 hari. Untuk mengetahui antibiotik yg tepat mk harus ke
dokter. Minumlah antibiotik jk memang diperlukan SESUAI PETUNJUK DOKTER. Dokter
belajar bertahun2 hanya tuk mengetahui obat apa yg tepat sesuai dengan
penyakitnya. Obat adalah racun, pemakaian salah dpt merugikan. Obat dpt
meracuni organ tubuh kt, spt obat sakit kepala (paracetamol) jk dimakan terus
menerus dpt meracuni lever. Alergi obat hingga kematian akibat obat terjd bukan
saja krn dosis yg berlebih ttp krn reaksi tubuh yg tdk dpt menerima.
Semoga bermanfaat
pin Dr.Bj Club: 28EF8EB6
my twitter @dokterbj
Tidak ada komentar:
Posting Komentar