Kamis, 05 September 2013

Topik 027: Preeklamsia Eklamsia



3 pembunuh terbesar pada ibu hamil adalah : infeksi, perdarahan dan darah tinggi.

Setelah pembuahan maka zygot akan tertanam di rahim (implantasi). Pada ibu2 yg memiliki kelainan genetik (faktor V Leiden atau neurokinin B Bovine) maka implantasinya tdk adekuat. Hal ini menyebabkan sebagian ari2 kekurangan oksigen maka ari2 tersebut mati dan menghasilkan radikal bebas.

Radikal bebas ini masuk ke dalam darah ibu shg merusak endotel pembuluh darah ibu. Shg timbullah gejala darah tinggi, kaki bengkak, ginjal bocor dan komplikasi yg berat: lever rusak, paru2 basah dan otak bengkak, buta dan kejang2 (eklamsia)  hingga kematian, yang sudah dapat dimulai pada hamil 20 minggu.

Untuk itu perlu deteksi dini dan pengobatan seawal mungkin shg dapat dikontrol dan tidak timbul komplikasi.

Preeklamsia dapat menyebabkan bayi kecil(pertumbuhan terhambat), prematur hingga kematian janin intra uterin. Maka diperlukan periksa hamil teratur dan pengobatan dini yg adekuat. 

Anak perempuan atau cucu perempuan dari ibu yang mengalami preeklamsia eklamsia, memilikih resiko untuk mengalami hal sama. 

" Anda bertanya Dr.BJ menjawab" di Dr.BJ Education Club via BBM 28EF8EB6 yang boleh diakses siapa saja gratis, khusus kebidanan & kandungan, persembahan BJ Medical Center.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar