Telur wanita (ovarium) berpotensi untuk menjadi kista, membesar
karena berbagai proses sehingga berisi: darah haid (kista endometriosis),
berisi air saja (kista fungsional serosum), berisi rambut, tulang, gigi dan
lemak (kista dermoid), berisi lendir (kista mucinosum), berisi nanah (kista
terinfeksi), ataupun berisi daging yang ganas (kanker ovarium).
Hal ini dapat terjadi karena ovarium merupakan bagian tubuh
wanita yang dipengaruhi oleh hormon dari otak dan menghasilkan hormon
kewanitaan sehingga sangat responsif.
oleh karena itu perlu secara rutin melakukan pemeriksaan untuk
memastikan bahwa ovarium dalam keadaan normal. Pemeriksaan biasanya dilakukan
dengan USG (lewat perut, vagina ataupun dubur jika diperlukan bagi yang virgin).
Kadang diperlukan pemeriksaan dengan operasi laparaskopi (teropong) untuk
ketepatan diagnosis.
Kapan perlu periksa? Kapan saja dari saat akil baliq hingga
selama masih wanita (seumur hidup).
Periksalah minimal setahun sekali meskipun tidak ada gejala (USG kandungan dan
papsmear)
Ini pengalaman salah satu teman yang mengalami kista:
http://karenaakukatolik.wordpress.com/2010/10/
Semoga bermanfaat
Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club
via BBM 28EF8EB6 yang boleh diakses siapa saja gratis, khusus kebidanan dan
kandungan.
SMS : 085888636868
phone : 021-56981846
Fax : 021-56981847
Persembahan BJ Medical
Center
Tidak ada komentar:
Posting Komentar