Tanda-tanda abortus : perdarahan dari spotting hingga banyak,
kram perut, nyeri perut,demam, sakit pinggang. Jika ada tanda-tanda itu pada
hamil muda segera ke dokter.
Penyebab abortus : infeksi, tempat
kerja yang berhubungan dengan radiasi atau zat beracun, masalah hormonal,
kelainan rahim, rokok, alkohol, penyakit berat pada ibu, kelainan janin,
kencing manis, kurang gizi atau karena pemakaian obat muka seperti yang
mengandung isotretinoin (sejenis vitamin A), masalah kekentalan darah (aca).
ACA (anticardiolipin antibodi):
hasil lab ACA normal artinya kadar IgG maksimal 23ug/ml, IgM dan IgA dibawah 11
ug/ml.
Hasil abnormal artinya kadar ACA
lebih tinggi dari kadar normal. Kadang ACA sedikit meningkat jika kita demam
atau flu. Level diantara 25-70 ug/ml "mungkin" dapat menyebabkan
sulit hamil, abortus ataupun kematian bayi.
Jadi kalau ibu mengalami abortus
berulang (ab habitulis) dengan ACA tinggi maka perlu diobati dengan heparin
atau aspirin.
Riwayat abortus 1x maka resiko
abortus 40%, jika mengalami abortus 2x, maka resiko abortus ke-3 menjadi 70-80%
(BK)
Semoga bermanfaat
“Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club
via BBM 28EF8EB6 yang boleh diakses siapa saja gratis, khusus kebidanan dan
kandungan.
SMS : 085888636868
phone : 021-56981846
Fax : 021-56981847
Persembahan BJ Medical
Center
Tidak ada komentar:
Posting Komentar