Setiap 1 jam 2 wanita meninggal karena kanker mulut rahim,
padahal kanker ini memerlukan waktu 3-20 tahun untuk pertumbuhannya. Jadi dapat
kita bayangkan berapa banyak yang sebenarnya mengindap pra-kanker namun tidak
ketahuan, terus berkembang akhirnya jadi kanker.
Perjalanan kanker mulut rahim ini
dimulai dari adanya infeksi virus HPV (70%), masuk ke dalam vagina karena ML
dengan pria ber-virus dan jika daya tahan tubuh lemah dan faktor eksternal lain
spt merokok, berganti-ganti pasangan, keputihan, maka HPV itu merubah sel di
mulut rahim menjadi prakanker CIN1 lalu CIN2, CIN3 dan jika tidak diobati akan
menjadi kanker insitu (stadium awal) lalu kanker stadium 1-2-3 dan stadium 4.
Jika masih prakanker dapat diobati
hingga sembuh, bahkan bisa hanya diobati di ruang praktek dengan teknik gas
cryoterapi atau dengan laser atau kauter (teknik LEEP, LETZ atau conisasi),
namun jika sudah sampai kanker tidak ada "kata sembuh lagi" yang ada
adalah kemungkinan hidup 5 tahun berapa % dengan operasi besar khemoradiasi.
Kebanyakan yang ketahuan sudah
jadi kanker (bulan ini saja 3) karena kadang tidak bergejala sama sekali, dan
ibu-ibu bilang " saya sehat-sehat saja, tidak ada keluhan dan suami saya
tidak nyeleweng"
Jadi haruslah diketahui sedini
mungkin dengan pap smear 1 atau 2 tahun sekali bagi wanita yang sudah pernah
ML, meskipun tidak ada keluhan, wajib hukumnya.
Sekarang sudah ada vaksin yang
disuntik dilengan seperti vaksin hepatitis, yang dapat diberikan pada semua
wanita usia 12-55 tahun, dengan 1 syarat tidak sedang hamil, yang melindungi
kita hingga 70an% dari kemungkinan infeksi HPV.
Harusnya program vaksin ini
dimasukkan kedalam program pemerintah, karena jika kena kanker makan beban
biaya dan kualitas hidup akan menjadi sangat buruk.
Semoga bermanfaat
“Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club
via BBM 28EF8EB6 yang boleh diakses siapa saja gratis, khusus kebidanan dan
kandungan.
SMS : 085888636868
phone : 021-56981846
Fax : 021-56981847
Persembahan BJ Medical
Center
Tidak ada komentar:
Posting Komentar