Kamis, 05 Desember 2013

Topik 050: Kebohongan Dokter

Selama ini banyak dokter yang terpaksa "berbohong" demi ketenangan pasien, krn pasien yg tdk mengerti ilmu kedokteran tdk akan mampu mencerna semua informasi ttg jalannya penyakit, resiko pengobatan/ tindakan dan kemungkinan komplikasi2nya. Krn SEBENARNYA semua pengobatan dan tindakan dokter mengandung kemungkinan timbulnya komplikasi dari alergi, syok, cidera, infeksi, perdarahan sampai kematian. 

Minum panadolpun pernah ada alergi hingga steven jhonson (alergi berat kulit luar dan dlm melepuh). Cabut kuku saja bisa timbul komplikasi, infeksi, syok hingga henti jantung dan mati. SEBENARNYA dokter sudah menanggung banyak derita demi pasien yg dia sayangi. Karena kalau semua "kemungkinan" komplikasi yg bisa timbul dijelaskan, mk akan menimbulkan ketakutan dan kecemasan pasien. Misalnya untuk pasang infus, kalau dijelaskan lengkap: bisa mungkin perdarahan, infeksi, emboli udara hingga syok dan mati. Kalau dijelaskan "gamblang" spt itu apakah pasien jadi tenang dan bilang, "silakan dokter". Tentu sebagian besar akan bilang "ndak jadilah, doc".

 Oleh krn itu dokter yg baik hati menyimpan itu dalam hati, berusaha menenangkan pasien, jangan takut bu kita akan berusaha sebaik2nya (seperti orang tua pada anaknya). Dan tahukah kita bahwa dokterlah yg menanggung "kengerian" yg mungkin timbul dalam hatinya. Namun kalau komplikasinya timbul ada pasien yg "tdk tahu berterima kasih" akan mulai menuntut dokternya, mencaci maki dokternya, memasukkan dokternya dalam koran bla...bla.... SEBENARNYA kalau semua kemungkinan mau diperiksa, maka cabut kuku saja akan ada tambahan biaya sebesar 1-2 jtan (ekg,rongent",lab lengkap, konsul jantung dan penyakit dalam), padahal cabut kuku harganya 350 ribu. 

JADI: percayalah pada dokter anda, jika tdk percaya pindahlah dokter. 

Pin Dr.Bj Club: 285A2085 www.dokterbj.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar