Minggu, 22 Desember 2013

Topik 019 rev des 2013: Jadi Dokter Sendiri



Banyak pasien yg mengatakan:" saya sudah makan obat ini doc, atau sudah masukkan obat ini doc, tapi tdk sembuh"dan bla... Bla....
Dalam satu tahun ini 
Ada 2 kasus yang mencengangkan, yang berhubungan dengan pemakaian obat, untuk kasus ini ttg obat diet.

1. Nn 20an tahun yang mengalami pembusukan hampir semua ususnya, dirujuk ke sakit dgn sakit perut, saat saya dikonsulkan dengan dugaan hamil diluar kandungan ternyata didapatkan usus yang membiru hampir seluruh bagian, yang akhirnya oleh dr.ibrahim dan dr.emerson di lakukan pemotongan usus. Dan selanjutnya seumur hidup kemungkinan wanita muda ini tidak bisa makan seperti biasa lagi ttp makan lewat infusan seumur hidup.

2. Nn 25 th, seorang dokter muda,dikirim ke karena kedapatan tidak sadarkan diri di kostnya. dari CT scan otak didapatkan otak membengkak, dengan kesadaran yang tdk kunjung membaik, sekarang dalam perawatan vegetatif. Didapatkan riwayat minum obat diet dan suntik obat diet di daerah perut.

Logikanya, obat diet yang dipakai kemungkinan memperkecil diameter pembuluh darah mesenterium usus, supaya makanan yang terserap menurun shg jadi ramping. Mungkin krn dosis yang berlebih shg penyempitan pembuluh darah tersebut berlebih shg suplai darah ke usus berkurang atau terhenti, mk timbullah pembusukan. Dan pada dokter muda itu kemungkinan efek penyempitan pembuluh darah itu terjadi juga pada otak, shg otak kekurangan oksigen membengkak dan kesadaran menurun.
Jadi minumlah obat sesuai petunjuk dokter, jangan jadi dokter sendiri.
Setiap obat punya cara minum yg berbeda, reaksi dan komplikasi serta dosis yg berbeda. Obat adalah racun jika tdk tepat pemakaiannya. Dan bisa resisten jika antibiotik diminum tdk cukup lama dan takarannya.
Jangan percaya kata org atau kata TV, harusnya menkes & menkoinfo bertanggung jawab thd kebenaran isi berita pengobatan di TV & radio.

Semoga Bermanfaat

pin Dr.Bj Club: 285A2085

Tidak ada komentar:

Posting Komentar