Senin, 06 April 2015

Topik 131 : Infeksi saluran Kemih pd kehamilan.


Wanita hamil (bumil) memiliki resiko 2-10% terkena infeksi saluran kemih tanpa gejala (Bakteriuria Asimptomatik/BAS). 30% bumil yg mengalami BAS dan tdk diobati akan berkembang menjd infeksi dgn gejala demam dan nyeri pinggang. Yg jika memberat dpt menginfeksi ginjal (pyelonefritis) yg mengancam nyawa selama hamil spt timbulnya sindroma gagal nafas dan renjatan septik (kuman yg menyebar). BAS jg meningkatkan  persalinan prematur. 

Yg harus diperiksa utk deteksi dini adalah : urinalisa, LEA dan nitrit, kalau perlu pewarnaan gram.

pemberian antibiotik oral secara akurat 7 hr dpt mensterilkan urin 65-90% pasien dgn BAS dan mencegah pyelonefritis 85%.

Penyebab terbanyak adalah E coli.
Kalau biakan negatif mk tdk perlu pantau lebih lanjut krn resiko jd simptomatikknya hanya 0,2-2%.

Jd setiap pasien hamil harus di cek, jk bateriuria (-) mk tdk ada tindakan, jk bateriuria (+) / E coli > 10 pangkat 5/ml beri antibiotik 7 hr. Ulang jika (-) ulang 4-6 minggi (dipstik urin) jk (+)=reinfeksi -> antibiotik profilaksis.

Jk (+) (gagal/relaps) ->ulangi th 1-2x.

Semoga bermanfaat

“Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club via BBM  28EF8EB6  yang boleh diakses siapa saja.  (gratis fitur 1), khusus kebidanan dan kandungan.

 www.dokterbj.com 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar