Kok BJ's Club bicara juga investasi? krn kesehatan adalah sehat rohani dan
jasmani, bagaimana kita bisa sehat kalau kita bingung dgn keuangan kita.
Banyak orang dihari tuanya masih juga bekerja demi sesuap nasi. Seharusnya
saat2 usia tua, bekerja adalah seni tuk berkarya bukan tuk nafkah, hal ini
terjd krn masa muda tdk mempersiapkan dana pensiun.
Sayangnya pengetahuan ini datang agak terlambat pd sy yaitu 6 th yg lalu,
kenapa tdk sejak dulu masih SMA? Krn tdk ada yg memberi tahu.
Maka sejak itu membuat sy sangat keras ttg masalah me REWARD DIRI SENDIRI,
artinya sy selalu mengalokasikan dana utk investasi dulu baru kemudian sisanya
utk kehidupan. Rasio investasi saya Saat ini lebih dr 50% penghasilan
bulanan sy.
Kenapa sy begitu keras ttg self reward ini? Krn semakin lama sy semakin
sadar bahwa tdk ada yg peduli thd masa depan sy kecuali sy sendiri.
Perusahaan tempat sy kerja tdk peduli, setiap saat bisa dipecat, mk sy
siapkan dana pensiun dan dana darurat kalau di PHK.
Alam tdk peduli, bisa kebakaran, banjir dsbnya, mk sy siapkan proteksi
asuransi.
Lembaga pendidikan jg tdk peduli, mk sy siapkan dana pendidikan anak sejak
dini.
Penyakit jg tdk peduli dgn sy, mk sy siapakan asuransi kesehatan dan jiwa.
Indocement dan agung podomoro jg tdk peduli, harga naik terus, mk sy
siapkan properti tuk kebutuhan anak2 sy, spy begitu mrk punya penghasilan tdk
habis utk bikin rumah.
Sound paranoia? Lebih baik sedikit paranoia sekarang ttp hidup tenang
dikemudian hari drpd hidup tenang sekarang malah paranoia nanti dekat pensiun
... (Passion 4U)
Jadi perlu siapkan pensiun dan proteksi tuk hari tua kita dan anak2 kita.
Ini pendapat saya.
Semoga Bermanfaat
Pin Dr.Bj Club: 28EF8EB6
Tidak ada komentar:
Posting Komentar