Senin, 15 Desember 2014

Topik 128 : Telur Berdarah


Pd proses alami, menetasnya telor wanita (ovulasi) yg biasa terjd sebulan sekali memiliki resiko timbulnya perdarahan yg disebut korpus Luteum Hemoragikum.
2 hr yg lalu kt operasi ibu dgn perdarahan dlm perut, sekitar 200 cc darah, asal darahnya dr telor kanan, yg membesar 5 cm, berisi bekuan darah dan robek yg meneteskan darah, yg kita sebut sebagai korpus luteum hemoragikum.
Rata2 setiap wanita yg subur akan menetaskan 1 telor pd masa suburnya. Ovum (telor) tersebut akan keluar dari ovarium (cangkang telornya) dan masuk ke dlm tuba dan dibuahi sperma jk kebetulan saat itu ML.
Ovulasi telor merobek permukaan ovarium, dan jk dipermukaan robekan itu ada pembuluh darah yg IKUT robek mk akan ada darah yg menetes, shg kadang pd masa subur itu akan terasa kram atau sakit krn tetesan darah itu. JIKA pembuluh darah yg robek CUKUP BESAR mk darah yg menetes bisa dlm jumlah banyak, bisa sampai pendarahan hebat dan bisa syok hingga meninggal krn kekurangan darah, itulah yg disebut sbg korpus luteum hemoragikum, spt yg terjd pd ibu itu.
Jd setiap wanita subur punya resiko yg sama utk mengalami hal ini. Yg tdk bisa dicegah. Jk darahnya banyak maka harus dihentikan perdarahannya dgn operasi.
Gejala yg timbul adalah nyeri atau kesemuatan di perut bawah, yg makin sakit kalau ditekan dan dilepas tekanan pd perutnya, atau saat perut digoncang2. Dan bisa diketahui dgn USG kandungan.
Gejalanya persis spt org hamil di luar kandungan.

Semoga bermanfaat

“Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club via BBM  28EF8EB6  yang boleh diakses siapa saja.  (gratis fitur 1), khusus kebidanan dan kandungan.
My twitter @dokterbj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar