Selasa, 25 November 2014

Topik 125 : Klimakterium



Dulu zaman bulan muda, hubungan suami istri baik2 saja, mau gaya apapun dimanapun, kapanpun ok, sangat mudah beradaptasi, ttp sejak usia 40 tahunan, kok jd lebih libet dan sensitif?
Hal ini terjd krn gejolak hormonal pd wanita (spt jg saat mau menstruasi). hal ini harus dipahami dan DIMAKLUMI oleh suami, jangan sampai ngambek krn tdk mengerti lalu timbul pertengkaran dlm keluarga. 
 
Pd akhirnya wanita akan menopause (mati haid), yaitu pd usia rata2 48 th. Dikatakan menopause jk sudah tdk haid selama 12 bln berturut2. Kurun waktu 3-5 th sebelum menopause disbt masa premenopause, 3-5 th setelah menopause disbt masa postmenopause. Masa antara pre dan post menopause ini disebut masa klimakterium (usia sekitar 40-65 th).
Pd masa klimakterium ini estrogen akan menurun dan FSH akan meningkat.krn menurunnya estrogen mk pd wanita ttt dpt mengalami keluhan spt : gejolak panas, rasa takut, gelisah, cepat marah, mudah tersinggung, pelupa,sukar konsentrasi, nyeri ML, libido turun, kulit kering, hilang percaya diri, hingga osteoporosis dan penyalkit jantung koroner.
Nah, pd klimakterik inilah biasa mulai timbul "ribut" dlm keluarga, suami harus lebih sabar, hal ini krn gejolak hormon istri.

Pd menopause estrogen turun jd 10-15 pg/dl. Wanita yg mengalami keluhan klimakterik berat harus diobati dgn pemberian estrogen (umumnya khasiatnya baru terasa setelah 6 bln pengobatan). Namun pd tahap awal dpt dilakukan pengobatan psikoterapi dan edukasi, bahwa hal ini adalah gejala normal yg akan membaik sendiri.
Tdk boleh memberikan estrogen tunggal ttp harus dikombine dgn progesteron, kecuali sudah tdk ada rahimnya krn dpt menimbulkan kanker rahim.
Suami , harap maklum

Semoga bermanfaat

“Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club via BBM  28EF8EB6  yang boleh diakses siapa saja.  (gratis fitur 1), khusus kebidanan dan kandungan.
My twitter @dokterbj

Kamis, 20 November 2014

Topik 124 : Perubahan Kulit pada Kehamilan

Topik 124 : Perubahan Kulit pada Kehamilan

Kulit akan berubah saat hamil krn meningkatnya hormon, ada yg normal ada yg abnormal. Dpt terjd bbrp keluhan pd kulit spt;
1.  PRURITUS GRAVIDARUM, gatal pd kehamilan. Terjd pd 20%, dan memberat pd hamil tua.pastikan tdk ada herpes gestational, alergi, dermatitis atopi, neurodermatitis dan skabies. Hindari gesekan berlebihan pakaian dgn kulit, hindari panas matahari, kurangi rasa cemas, kelelahan. Berikan antigatal spt bromfeniramin maleat, klorfeniramin atau difenhidramin sesuai dokter. Gatal akan hilang setelah melahirkan.
2.  HIPERPIGMENTASI, kulit jd hitam, 90% wanita hamil, terutama yg berwarna kulit dan rambut gelap pd daerah puting susu, ketiak, pangkal paha dan areal kelamin. Membaik setelah lahir.
3.  MELASMA (Kloasma gravidarum), timbul perubahan warna pd wajah ibu terjd 50-75%.bisa diberikan krim hidrokuinon 2-5%, dan as.azelead bisa perbaikan. hindari cahaya matahari langsung, pakai tabir surya, jangan pakai kosmetik berparfum. Akan menghilang penuh 1 th setelah melahirkan tp ada yg bertahan sd 10 th pd 30% kasus.
4.  Varicosis vena, varises di tungkai jg ambeien memberat. Seringlah angkat tungkai saat istirahat, berdiri dgn satu kaki diistirahatkan, tidur miring kiri, olah raga ringan, jangan pakai celana ketat, jangan makan cabe, makan yg berserat spt buah dan sayur.
5.  Gusi bengkak, krn ada lobang, ada karang gigi, jaga kebersihan gigi.
6. Bengkak kaki, muka dan mata, pakai pakaian longgar, angkat kaki, tidur miring kiri, kurangi garam.

Semoga bermanfaat

“Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club via BBM  28EF8EB6  yang boleh diakses siapa saja.  (gratis fitur 1), khusus kebidanan dan kandungan. My twitter @dokterbj

Kamis, 06 November 2014

Topik 123 : Operasi kista ovarium



Jika kista ovarium TERPAKSA dioperasi, mk ada 2 teknik cara operasi : yaitu laparatomi atau laparaskopi.
Laparatomi artinya dokter akan membuka perut selebar 5-15 cm tergantung besar dan jenis kista, dgn cara spt sesar (menembus 6 lapis). Sayatannya bisa melintang spt sc umumnya, bisa jg vertikal dari udel sampai rambut pubis, tergantung jenis dan besar kista serta beratnya perlengketan kista dgn usus dan organ lainnya.
Laparaskopi adl teknik dgn memasukkan kamera kecil lewat lubang kecil di perut, dan bbrp lubang kecil lainnya. Shg dokter dpt melihat dgn kamera apa jenis kelainannya dan dimana kelainannya, serta menilai apakah bisa dilanjutkan dgn teropong atau harus dibuka spt biasa.
Kista dpt diangkat dgn teknik;
Kistektomi (angkat kistanya saja), eksisi baji (mengambil kista dan sebagian ovarium yg tdk normal) atau teknik oovorektomi (angkat kista bersama dgn seluruh ovariumnya, bisa sebelah saja bisa juga kedua2nya jk dicurigai ada kelainan). Jk kistanya ganas (kanker/ curiga kanker) mk tekniknya adalah laparatomi radikal , artinya dokter  mengangkat kista berserta kedua ovarium, rahim dan mulut rahim, jk perlu omentum dan usus buntunya. Demi utk mengangkat semua sel kanker dan utk menentukan stadium,sampai dimana penyebarannya. Hal ini mempengaruhi keberhasilan pengobatan dan kemungkinan kambuh kembali.
Operasi kista ini mempunyai resiko komplikasi spt operasi kandungan pd umumnya : yaitu resiko pembiusan, cidera kena kandung kencing, usus, perdarahan dan infeksi hingga kematian.

Semoga bermanfaat

“Anda Bertanya Dr. BJ Menjawab”
di Dr. BJ Education Club via BBM  28EF8EB6  yang boleh diakses siapa saja.  (gratis fitur 1), khusus kebidanan dan kandungan.

Selasa, 04 November 2014

Topik 122 : Seksio sesaria



Lahir pervaginam normal lewat vagina adl pilihan terbaik tuk bersalin. Namun jk terpaksa ada alasan/indikasi mk demi mendptkan bayi dan ibu yg sehat mk dllakukan sc (sesar).
Apa yg dilakukan dokter saat sc? Komplikasi apa sj yg mungkin terjd?
Saat sc akan dilakukan pembiusan, umumnya bius separuh (spinal) dgn suntikan di punggung, jk terpaksa (emergency/ pasien tdk kooperatif mk akan dibius umum, yg mungkin mempengaruhi nafas bayi)
Lalu perut dicuci, sayatan diperut secara melintang (sayatan vertikal dpt jg dilakukan pd situasi tertentu), sayatan kulit dilakukan dgn pisau dilanjutkan dgn kauter (yg biasa digembar gemborkan sbg laser) atau pisau utk membuka lemak dan facia. Belum ada operasi sc dgn laser. Otot perut dpt dibuka secara tumpul dgn jari atau secara tajam dgn gunting/pisau. Lapisan pembungkus perut ditembus dan dilebarkan bisa secara tajam/ tumpul.
selaput antara rahim dan kandung kencing disisihkan, rahim disayat melintang (pd kasus ttt vertikal jk terpaksa). Selaput ketuban dipecahkan, bayi dilahirkan dan dibersihkan. Plasenta dilahirkan, rahim dijahit, perut dicuci dgn air steril, kedua telur dan tuba diperiksa jk normal dan tdk ada perdarahan  mk lapisan perut dijahit lapis lapis dgn BENANG, kulit dijahit dgn benang (TDK BISA dgn LEM, kecuali operasi kecil) kalau perlu di+ plester steril. Lalu luka ditutup dgn kassa.
Operasi selesai.
Jd ada 8 lapisan yg harus ditembus tuk melahirkan bayi, dgn kemungkinan resiko 8 komplikasi: CIDERA pd kandung kencing, usus, resiko BERDARAH krn kontraksi rahim yg tdk baik atau krn ari2 yg tdk bisa lahir lengkap, atau robekan pd pembuluh darah arteri. Bisa jg INFEKSI krn kuman2 dari kulit, dr usus atau dr vagina dan rahim ibu, atau dari dokter dan perawat, hingga emboli & kematian yg tak terelakan.
Tentu dokter akan berusaha yg terbaik, ttp resiko komplikasi kadang tdk terelakan, sekian % dpt terjd pd siapa sj. Shg perlu diketahui dan dimaklumi oleh kt semua.

Semoga bermanfaat

pin Dr.Bj Club: 28EF8EB6