Senin, 15 September 2014

Topik 109 : Pusaran Kehidupan (Sebuah refleksi diri, utk mengurangi "beban kehidupan")



Banyak penyakit krn salah kt sendiri, krn mulut yg rakus, makan banyak, kemanisan, terlalu enak,kurang gerak, stress, makan yg berradikal bebas tinggi, "jajan" (tertular penyakit kelamin, virus HPV penyebab kanker servik), merokok, kurang tidur jd penyakit darah tinggi, gemuk, hormon terganggu jd kista dan haid tak teratur bahkan jd kanker. Banyak penyakit krn kt kurang murni, kurang mati raga, kurang sederhana. meskipun memang ada bbrp penyakit yg sifatnya degeneratif, krn usia shg tak terelakkan. Dlm hidup ini beban semakin berat, kita tersedot dlm "pusaran" yg sangat kuat, membuat kita lelah..... Hari demi hari kt bangun dan memulai aktifitas, sibuk dlm rutinitas, yg sebentar kemudian sudah malam dan tidur lg, shg kadang saya sendiri merasa "ngeri" dan timbul pertanyaan: sebenarnya apa yg sedang kucari? Banyak uang yg kt dptkan dgn susah payah, lalu dibelanjakan baik tuk kebutuhan primer, maupun hanya krn ingin, bahkan habis utk berobat.. Berulang-berulang spt itu, kt terjebak spt org afrika tanggap monyet (tung de sem). Org afrika tangkap monyet dgn guci bermulut kecil yg di dlmnya diumpan kacang dan diikat ke pohon, saat tangan monyet masuk ke dlm guci ambil kacang, mk tangan yg tergenggam kacang itu terjebak dlm guci. Sedang monyet tdk mau lepas kacangnya, lari kesana-kemari dgn tangan terjebak dlm guci akhirnya tertangkap. Mau bebas harusnya "kacangnya" dilepas, shg tangan bisa keluar. lepaskan: spt sy melepas medistra, sy lepas tawaran atmajaya. Sy rencana pensiun 3 th lg, lalu menepi ke pinggiran kota. Lepaskan diri dr hiruk pikuk pusaran itu, menjauh dr pusat pusaran, keluar dr rutinitas, menyepi, shg lebih tenang dan bisa merenung dan menata diri kembali. Jangan sampai keburu "mati". Kt harus "mellepaskan" baru bisa bebas, jangan sampai "terjebak". Kenapa kt belanjakan uang kt untuk sesuatu yg bukan roti?


Semoga bermanfaat
pin Dr.Bj Club: 28EF8EB6
My twitter @dokterbj

Tidak ada komentar:

Posting Komentar